Minggu, 05 Agustus 2018

Foto: Polisi Rusia Menangkap 30 Aktivis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender

Sibray - Polisi Rusia menangkap 30 aktivis hak lesbian, gay, biseksual, dan transgender yang mengambil bagian dalam unanctioned rally

Foto: Polisi Rusia Menangkap 30 Aktivis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender


Polisi Rusia telah menahan sekitar 30 aktivis hak gay yang ambil bagian dalam unanctioned rally di St Petersburg. Beberapa lusin aktivis berkumpul di Palace Square pada Sabtu sore karena menentang larangan untuk menggelar unjuk rasa.

Panitia mengatakan mereka akan melakukan protes satu orang untuk menuntut kebebasan berserikat setelah pemerintah kota menolak permintaan mereka untuk mengadakan pawai.

Seorang pria digambarkan di depan Kolom Alexander memegang plakat yang menampilkan pelangi yang berbunyi: "Ibuku mencintaiku, ayahku mencintaiku, teman-temanku mencintaiku, mengapa kamu tidak bisa?" Polisi menahan kampanye yang membentangkan bendera pelangi atau diadakan plakat dan menyeretnya ke dalam bus polisi.

Foto: Polisi Rusia Menangkap 30 Aktivis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender


Tiga polisi terlihat membawa seorang lelaki yang terlihat putus asa tetapi masih memegang spanduk warna-warni di atas kepalanya. Tidak ada bentrokan antara polisi dan aktivis.

Pertemuan itu bertepatan dengan perayaan Pride dan pawai di seluruh dunia, terutama di Brighton di mana hingga 300.000 orang diharapkan untuk hadir.

Rusia mengesahkan undang-undang pada tahun 2013 yang melarang penyebaran "propaganda" gay. Bulan lalu, polisi Rusia sempat menahan aktivis LGBT + Inggris Peter Tatchell setelah dia protes di dekat Kremlin untuk mendukung hak-hak gay.